Artikel ini bukan tentang AJAX Amsterdam yang sedang keteteran di Eredivisie walaupun diperkuat Klaas Jan Huntelaar, tapi tentang AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) atau disebut juga Web 2.0 bukanlah sebuah bahasa pemrograman, namun lebih tepat disebut sebagai sebuah pendekatan baru dalam pemanfaatan stAndar yang telah ada dalam membangun aplikasi berbasis web yang interaktif. Ajax ini juga merupakan suatu teknologi yang menggabungkan beberapa fungsi seperti ntuk presentasi web stAndar yang menggunakan HTML, CSS, tampilan dinamis dan intraktif menggunakan Document Object Model, pertukaran dan manipulasi data menggunakan XML dan XSLT, dan akses data menggunakan XMLHtp yang semua fungsi-fungsi tersebut digabungkan menggunakan JavaScript. Tujuan pemanfaatan Ajax adalah untuk membuat sebuah halaman web yang lebih responsive melalui pertukaran data yang sekecil mungkin dengan server di belakang layar (di beberapa situs dituliskan sebagai “behind the scene”), sehingga seluruh halaman web tidak perlu dipanggil lagi setiap saat pengguna meminta perubahan. Halaman yang memanfaatkan Ajax lebih berlaku sebagai aplikasi yang berdiri sendiri alih-alih sebagai sebuah halaman web.
Kelemahan dan Kelebihan AJAX
AJAX ternyata memiliki masalah utama yaitu tidak bersahabat dengan Search Engine, karena AJAX mengAndalkan JavaScript dan CSS/XML. Ini artinya semua fitur AJAX tidak dapat di akses oleh search engine atau pengunjung yan men-disable javaScript-nya. Ciri yang menjadi kelebihan AJAX yang merupakan alternatif kenyamanan bagi user web seperti Gmail, dengan browser tidak mengambil seluruh halaman tapi hanya pada bagian yang perlu diganti saja dari halaman tersebut. Ternyata kelebihan ini juga meminta konsekuensi yang cukup mahal karena search engine tidak mengenali seluruh isi dari website terebut.
Dari sisi pandangan bisnis/marketing ini menjadi masalah besar karena tidak dapat ter-index secara baik oleh search engine. Bayangkan saja jika Anda memiliki situs dengan banyak halaman, tapi yang terindex oleh search engine hanya halaman depan saja. Ini tentu saja akan mengurangi peluang dari calon pengunjung Anda untuk dapat mencari situs Anda melalui search engine.
Selain itu, penggunaan Ajax juga mengorbankan kecepatan pada awal permulaan download page. Namun, halaman web tersebut akan menjadi jauh lebih cepat ketika semua JavaScript sudah ter-download.

wow…kayanya gua butuh diajarin de
gua cuman tau ajax tuh tim bola….
klo ga ajax tuh klo temen mao minta temenin pergi jadi dia ajax kita de….
jadi nanti klo ada kesempatan ajarin gua lu